BERBAGI
cara hadapi mertua yang suka ikut campur urusan keluarga kita

Namanya kehidupan tak selalu berjalan dengan baik sesuai harapan kita. Tentu ada saja hal yang tak menyenangkan terjadi, salah satunya adalah problem dengan mertua. Baik mertua laki atau pun wanita. Dalam tips menghadapi mertua yang ikut campur dalam rumah tangga kita.

Berikut ini kami sampaikan tips menghadapi mertua yang ikut campur dalam rumah tangga kita, dan untuk mengatasinya :

 

1. Jangan satu rumah

Artinya kita kalau sudah berumah tangga apalagi sudah punya keturunan atau punya anak, hendaknya kita pisah rumah jangan campur atau satu rumah dengan mertua walaupun nantinya untuk sementara waktu kalau belum rumah sendiri cukup dengan mengontrak asal misah jangan satu rumah dengan mertua.

Masalah sering terjadi pada pasangan yang masih tinggal bareng dengan mertua atau satu rumah.

2. Jangan terlalu memanjakan mertua

Jangan di manja kan karena sekali terlalu memanjakan mertua, apalagi segala permintaannya selalu dituruti nantinya kalau sewaktu-waktu kita sedang tidak punya dan mertua minta kita tidak menuruti, maka akan menjadi awal keributan atau bencana buat rumah tangga kita.

3. Memberi nasehat pasangan (istri)

Memberikan nasehat pasangan kita, agar menurut sama kita selaku suami atau pasangan hidup kita karena setelah menikah maka imam atau pemimpin kita bukan orang tua lagi atau mertua melainkan kita selaku suami.

Hal ini yang mesti harus di mengerti dan di pahami oleh pasangan baik kita selaku suami atau istri itu sendiri.

4. Komunikasi dan silaturahmi

Komunikasi serta silaturahmi dengan mertua alangkah kadarnya saja selaku hubungan antara menantu dan mertua jangan terlalu sering dan juga jangan terlalu jarang artinya kalau ada keperluan dan kangen saja.

Singkat kata, kita harus biasa-biasa saja dan cukup seperlunya saja dalam menghadapi mertua.

Baca juga :  5 Tips agar tidak terjadi Perceraian

Demikian artikel tentang Tips menghadapi mertua yang ikut campur dalam rumah tangga kita.

Karena dalam membangun rumah tangga ibarat kapal cuma ada satu nakhoda, artinya kalau ada campur tangan atau nakhoda lain maka kapal itu atau rumah tangga kita akan kebingungan tanpa arah dan tujuan bahkan bisa bubar dan berantakan.

Tanpa arah yang pas sesuai tujuan, yaitu ingin membangun rumah tangga yang damai dan sejahtera, sakinah mawardah waromah.

Selamat mencoba semoga dapat bermanfaat !!!

Wassalam wr. wb.:  Adijawa solusi (Kejadian nyata/fakta)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY