KEJAWEN : Kerukunan Jawa Tulen

Simbol gambar kejawen

KEJAWEN (Kerukunan Jawa Tulen) adalah sebuah paguyuban atau kerukunan yang tujuan awalnya oleh yang menggagas, hanyalah untuk mengajak hidup rukun, saling tolong-menolong dan bantu-membantu dimana berawal dari masyarakat yang ada di perantauan Jakarta dan sekitarnya agar selalu guyub rukun agawe becik di perantauan.

Apakah itu Kejawen ?

 

Kejawen adalah kepanjangan dari Kerukunan Jawa tulen, bukan ajaran, bukan paham atau kepercayaan akan tetapi sebuah kerukunan atau keguyuban, hanya saja penggagas membuat nama dengan disingkat Kejawen awalnya sederhana saja, agar mudah di ingat dan cepat di kenal.

Ide ini di sambut baik oleh kawan-kawan dan saudara-saudara kita hampir di seluruh perantauan di Jakarta dan sekitarnya, bahkan dengan antusias nya, pelan tapi pasti kerukunan atau paguyuban ini dengan seiring nya waktu berjalan dan terus berjalan sampai banyak sekali anggotanya.

Sekarang sudah tak terhitung lagi yang awalnya hanya sosialisasi lewat mulut ke mulut dan sms sampai akhirnya merambah ke wilayah lain di luar Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga :  Menjaga sebuah Amanah

Tidak hanya di Jakarta atau Jabodetabek (Jakarta,Bogor,Tangerang,Depok dan Bekasi) tapi sudah merebak sampai keluar kota, luar provinsi atau pulau bahkan ada yang di luar negeri seperti para nelayan yang nelayannya di luar negeri, para TKI maupun TKW dan sebagainya.

Pengurus dan anggotanya adalah orang biasa dan hampir semua orang Jawa dan keturunannya, karena Kejawen (Kerukunan Jawa Tulen) ini hanyalah sebuah kerukunan yang awalnya dari para pedagang di Jakarta, kuli bangunan di Jakarta kerja kasar dan lain sebagainya.

Awal mulanya kita hanya saling kumpul-kumpul atau temu kangen saja, kemudian di lanjutkan pertemuan hampir rutin dengan cara membuat arisan dan lain sebagainya.

Kemudian agar kita saling mengenal dan bertemu atau ber silaturahmi, saling menengok dan membantu kalau ada yang sakit bahkan meninggal, kondangan kalau ada yang khitan atau nikahan dan sebagainya intinya kita guyub rukun agawe becik di perantauan sesuai dengan semboyan nya dan bersifat sosial untuk saling tolong-menolong dan bantu-membantu.

Kerukunan Jawa Tulen (Kejawen) beranggotakan siapa saja dan terbuka bagi awalnya orang jawa yang ada di Jakarta baik Jawa Tengah, Jawa Timur maupun Jawa Barat tapi yang Pantura atau yang berdekatan dengan Jawa Tengah.

Akan tetapi lama-kelamaan dengan berjalannya waktu dan tidak terasa Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen berjumlah ribuan bahkan jutaan kalau di data.

Kenapa tidak di data, karena kejawen tidak ada muatan politis maupun kepentingan apa-apa jadi tidak sampai berpikir untuk sejauh itu dan gampang atau mudah saja siapa yang mau ikut ya bergabung.

Hanya saja kalau sudah gabung kita cuma satu jalankan sesuai dengan semboyan nya yaitu guyub rukun agawe becik yang artinya bersatu rukun untuk berbuat kebaikan.

Demikianlah sekilas tentang Kerukunan Jawa Tulen atau (Kejawen).

Baca juga :  Jaga 5 sebelum datangnya 5

Sampaikan ke saudara-saudara kita dan bergabung lah, karena kerukunan tidak ada buruk dan jeleknya, tidak ada ruginya, bahkan kita saling berbagi dan saling bantu-membantu atau tolong menolong dalam hal kebaikan di sertai dengan silaturahmi yang insya Alloh akan menambah rejeki dan panjang umur.

Berbuat kebajikan serta berguna bagi yang lain, sesuai semboyan Kejawen (Kerukunan Jawa Tulen) yaitu guyub rukun agawe becik dimanapun anda berada.

Demikian semoga informasi atau woro-woro ini bisa bermanfaat, terima kasih utawi matur nembah nuwun’ Salam kompak selalu.

Untuk info lebih lanjut tentang KEJAWEN (Kerukunan Jawa Tulen) Hubungi :   adijawa solusi WA : 0838 9705 5234

E-mail : adikejawen68@gmail.com    Twiter : @Adijawacom                          Wibe side : www.adijawa.com

Ctt : Mohon di sebar luaskan atau share buat sdr-sdr kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 10 =