BERBAGI
Hati-hati dengan harta tahta dan wanita salah menyikapi masuk jurang kehancuran

Sering kita mendengar kata-kata atau istilah Harta Tahta dan Wanita, sebagai manusia yang penuh dengan hawa nafsu hendaknya kita harus hati-hati dan waspada dengan ketiga hal tersebut. Karena salah melangkah dan lengah kita bisa hancur dan berantakan karena sudah sangat banyak contohnya. Semoga kita bisa waspada dan dapat mengendalikannya.

Apakah Harta Tahta dan Wanita ?

 

1.  H a r t a

Harta menurut bahasa adalah sesuatu yang dapat di peroleh dan di kumpulkan oleh manusia dengan suatu tindakan baik yang berwujud materi maupun manfaat.

Contoh yang berwujud materi seperti uang, emas, perak, hewan, tumbuhan atau tanaman dan lain-lain.

Contoh yang berwujud manfaat seperti rumah atau tempat tinggal, kendaraan, pakaian dan lain-lain.

Jadi harta adalah sesuatu yang dikumpulkan oleh manusia melalui tindakan dari hasil jerih payah kerja maupun usahanya.

Dengan harta maka manusia atau orang bisa membeli ini dan itu atau bisa melakukan berbagai macam cara atau kegiatan sesuai dengan sesuka hati dan kehendaknya dalam arti harus tahu akan norma kaidah dan rambu-rambu nya.

Tapi juga jangan karena harta kita lupa dan gelap mata sehingga kita terbuai atau tergoda bujuk rayu setan yang akan menjerumuskan kita ke jurang kenistaan.

Baca : Harta kekayaan kelak akan di tanya di Akhirat

Awas dan hati-hati karena dengan makin banyaknya harta kelak kita juga akan di mintakan per tanggung jawabannya di hadapan sang Pencipta dari mana harta di dapatnya dan untuk apa  penggunaan nya.

2. T a h t a

Tahta adalah kekuasaan atau kedudukan yang di miliki oleh segelintir orang baik itu dimulai atau dirintis dari karir atau pun pewaris seperti Raja, Presiden, Gubernur dan lain-lain sebagainya

Berbagai macam tahta atau posisi atau kedudukan baik di masyarakat atau lembaga pemerintahan atau swasta seperti Komisaris Direktur Manager dan lain sebagainya.

Bahkan terkadang dengan tahta yang telah sampai puncaknya atau kedudukan yang tinggi kita terkadang lupa, tapi ingat semua akan di mintakan per tanggung jawabannya kelak, oleh karena itu di saat kita dalam tahta yang tinggi atau puncak kita harus arif amanah jujur dan bijaksana serta bertindak se adil-adilnya.

Jangan sebaliknya karena tahta kita akan sewenang-wenang dan tidak bertindak sesuai dengan yang amanatkan sehingga terkadang karena tahta dan kita tidak bisa mengendalikannya akan jadi bumerang yaitu malu di depan umum.

3. W a n i t a

Wanita itu mulia atau di mulia kan, karena wanita itu adalah makhluk yang sangat di mulia kan lagi berkedudukan tinggi di sisi Alloh dan Rasul nya sampai-sampai hal-hal yang besar di dalam Agama ini pasti akan selalu di kaitkan dengan wanita.

Maka bagi wanita yang tahu apa itu arti dirinya begitu besar perannya pasti dia akan menjaganya. Maka perhatikanlah wanita bagaimana Alloh dan Rasul nya memuliakan nya.

Bagi wanita maka jangan kau hinakan dirimu sendiri hanya untuk pemenuhan keduniaan.

Baca juga :  Wanita Perindu Surga

Dan bagi kita para lelaki, kenapa kita tidak memuliakan para wanita? Padahal Alloh pencipta semesta dan Rasul nya suri tauladan kita saja memuliakan mereka para wanita.

Dan wanita mempunyai Miitsaaqan gholiizhaa artinya sebuah perjanjian yang ikatan tanggung jawabnya langsung ke Alloh.

Begitulah sekilas tentang Harta Tahta dan Wanita tinggal tergantung kita dalam menyikapi dan menjalankannya.

Semoga bermanfaat dan agar jernih dan berhati-hati dalam menyikapi. Wassalam Adijawa Solusi (Penulis)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY