Haruskah Makhluk yang bernyawa pasti Berakhir

Apakah ini juga merupakan suatu Rumus Dunia, segala sesuatunya Haruskah Makhluk yang bernyawa pasti Berakhir termasuk dalam hidup dan kehidupan di dunia ini yang sering kita alami, baik itu pekerjaan, pertemanan, persaudaraan maupun percintaan bahkan perkawinan. Kalau semuanya harus berakhir mengapa ada perjumpaan atau pertemuan. Itulah yang terkadang menjadi  pemikiran dan renungan serta lamunan kita selama ini.

Mengapa harus berakhir ?

 

Untuk menjawab pertanyaan yang sangat puistis di atas maka yang harus kita bahas terlebih dahulu yaitu mengapa harus ada perjumpaan atau pertemuan kalau nantinya harus berpisah.

Baca :  Mengapa yang baik di ambil duluan

Kembali ke Rumus dunia bahwa semua yang ada awalnya pasti akan ada akhirnya atau akan berakhir, apa itu manusia yang dari lahir pasti akan menemukan kematian , dan dunia ini sekalipun yang telah di ciptakan yang Maha Kuasa ini suatu saat akan berakhir yaitu yang dinamakan kiamat.

Jadi Haruskan makhluk yang bernyawa pasti berakhir pasti akan menimpa pada semua makhluk yang di ciptakan oleh sang Penciptanya yaitu Alloh Swt, itu jawaban yang tepat singkat dan benar.

Karena ini juga merupakan rumus dunia kalau yang bernyawa pasti akan punah atau meninggal atau mati, untuk itu tidak perlu di sesali karena ini memang sudah perjalanan hidup dan kehendak sang Pencipta atau sang KhalikNya yaitu Alloh Swt.

Terkadang tanpa kita sadari orang melupakan atau melalaikan hal ini sehingga dia hanya mengurusi urusan dunia seperti tidak pernah maaf akan mati atau meninggal.

Dan kebanyakan orang tidak memikirkan bekas apa yang akan di bawa sewaktu kita di panggil sang Pencipta atau saat kita menemui ajal, karena bagaimanapun juga dan siapa kita semua pasti akan berakhir.

Haruskah makhluk yang bernyawa pasti berakhir kita semua yang ada di muka bumi ini jawabannya tegas saja Iya, oleh karena itu sebelum berakhir kita harus sadar dan ingat dari sekarang selalu taat dan beribadah untuk kelak bekal di Akhirat nantinya.

Berbagai macam ibadah sudah sering kita singgung di artikel atau tulisan sebelumnya oleh karena itu dengan ibadah insya Alloh kita akan selamat baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk itu yang sudah pernah kita (Penulis) singgung sebelumnya yaitu sebelum berakhir atau di panggil sang Pencipta kita simpel nya harus Jaga 5 sebelum datang nya 5.

Baca juga :  Jaga 5 sebelum datangnya 5

Demikian sekilas tentang Haruskah berakhir, sebagai gambaran atau kiasan karena semua makhluk yang bernyawa pasti akan menemui ajal nya dan ada permulaan atau perjumpaan pasti akan ada perpisahan atau berakhir.

Semua ini berlaku bagi siapa saja baik itu makhluk hidup seperti manusia, hewan atau tumbuhan bahkan makhluk mati atau tak bergerak dan jagat raya serta seisi nya semuanya akan ada akhirnya.

Jadi inilah maka penulis menggambarkan semua ini dalam sebuah artikel yang berjudul “Haruskah Berakhir” tentunya masih sangat banyak kekurangannya tapi penulis punya maksud dan tujuan agar kita semua sadar dan introspeksi diri bahwa nantinya kita semua akan mengalami apa yang namanya haruskah berakhir.

Terima kasih dan wassalam wr wb, AS

Kemanakah Suara Kejawen dalam mendukung Calon di Pilkada 2018

Ketua Umum Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen yang juga sang Penulis dalam Artikel adijawa maupun infohaq sesuai dengan semboyan Kejawen yaitu Guyub rukun agawe becik, selalu musyawarah kepada jajaran nya baik Pengurus Pusat, Wilayah maupun Cabang-Cabang agar selalu bermusyawarah dan mufakat untuk sepakat agar Kemanakah suara Kejawen dalam mendukung calon di Pilkada 2018 selalu membuat kemenangan bagi jagoan yang di dukung nya.

Kemanakah suara Kejawen ?

 

Kerukunan Jawa Tulen yang biasa di singkat KEJAWEN dalam mendukung di Pilkada suaranya selalu bulat ke Calon yang asal usulnya dari maaf Jawa dan beragama Islam, ini sudah tegas dan bulat siapapun Partainya atau di usung siapa Partainya tidak perduli karena Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen 100 % tidak ber Partai dan bukan Partai Politik atau sayapnya melainkan Kejawen hanyalah sebuah Kerukunan atau Paguyuban yang Pengurus atau Anggotanya mayoritas hampir seluruhnya orang Jawa dan keturunannya.

Di cerna dan di resapi dengan seksama bukan mengkotak-kotakan suku atau Agama akan tetapi merupakan kerukunan tersendiri yang senasib dan sepenanggungan yang berawal dari tolong menolong dan keguyuban bagi masyarakat Jawa di Perantauan mana pun agar selalu Guyub rukun agawe becik.

Sehingga semboyan itulah yang di pakai Kejawen atau Kerukunan Jawa tulen untuk selama-lamanya dan seterusnya selalu untuk terus Guyub rukun agawe becik atau Kompak rukun dalam hal kebaikan serta kebajikan.

Mengenai Kemanakah suara Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen dalam mendukung calon di Pilkada tergantung dari musyawarah dan mufakat serta sepakat dari Para Pengurus dan Anggotanya baik sesuai dengan Tingkatannya baik dari Mulai di Pusat yang di pimpin sang Ketua Umum yang juga Penulis artikel ini sampai ke tingkat paling terendah yaitu di Pelosok Kelurahan atau Pedesaan.

Karena memang baik Pengurus maupun anggotanya mayoritas orang-orang kampung dan Pedesaan yang merantau mencari nafkah hampir di seluruh Indonesia bahkan di Manca Negara.

Baca Juga : Jenderal H.Gatot Nurmantyo Tokoh Nasional                        masa depan.

Peran Ketua Umum sangat di dengarkan dan di turuti Para Pengurus dan Anggotanya hampir di semua lini Tingkatannya karena Kejawen selalu mengutamakan kerukunan nya atau keguyuban nya tidak ambisius bahkan mementingkan dirinya sendiri apalagi kelompoknya.

Mengingat Kejawen boleh dimana-mana tapi jangan kemana-mana, kalau sudah Instruksi atau Perintah Sang Ketua Umum maka tidak ada satupun yang membangkang atau menolaknya karena atasannya jelas selalu sesuai slogan nya yaitu demi Guyub dan rukun nya untuk berbuat yang terbaik serta terpuji dan setiap langkah atau keputusan di ambil selalu melalui musyawarah mufakat dan sepakat.

Oleh karena itu jangan di anggap sebelah mata suara Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen dalam menentukan pilihan untuk Pilkada Serentak di tahun 2018 ini.

Semoga artikel pendek yang di beri judul “Kemanakah suara Kejawen dalam mendukung calon di Pilkada 2018″ dapat menjadi Pertimbangan serta Jembatan bagi Para Calon yang maaf berasal atau asal usulnya dari Jawa atau Keturunannya agar berkomunikasi untuk bisa dapat di dukung nantinya.

Matur nuwun dan mohon maaf saderengipun atau sebelumnya, Wassalam wr wb, AS (Ketua Umum Kejawen/Penulis).

Hati Perempuan jangan di buat Mainan

Perempuan adalah wanita atau makhluk Alloh yang lemah di bandingkan dengan seorang laki-laki terutama perasaan hatinya, Makanya Hati Perempuan jangan di buat Mainan nanti aku terpukul jatuh dan sakit. Dan sudah sepantasnya wanita atau Perempuan itu harus kita lindungi dan jangan sekalipun kita menyakiti. Ingat kita lahir dari rahim perempuan oleh karena itu perempuan wajib hukumnya kita lindungi.

Mengapa hati Perempuan jangan di buat mainan ?

Karena perempuan adalah makhluk yang lemah yang mestinya harus di lindungi oleh kaum laki-laki, makanya setelah menikah dan berumah tangga sang istri wajib di jaga dan di lindungi oleh suaminya.

Dan satu lagi hati perempuan jangan di buat mainan karena hati perempuan atau wanita itu lemah atau serba perasa dan gampang menangis, jarang walaupun ada wanita atau perempuan yang tegar oleh karena itu jangan kamu sakiti hati seorang perempuan.

Baca :  Perempuan Sandaran Keluarga (PSK)

Jadi kalau bicara dengan perempuan jangan sampai menyinggung perasaan nya apalagi sampai menyakitinya sekali lagi jangan karena sudah kodratnya dari sana bahwa perempuan itu hatinya lemah artinya serba perasa.

Dan mengapa Hati perempuan jangan di buat mainan karena kita juga terlahir dari rahim ibu yang nota bene nya seorang perempuan, kalau kita menyakiti perempuan ibarat kita menyakiti ibu kita sendiri.

Untuk itu pandang ilah wanita atau perempuan dengan rasa kasihan dan jangan lihat wanita atau perempuan seperti melihat mangsa, singkatnya memandang wanita itu sebagaimana kita memandang atau melihat ibu kita sendiri.

Kalau kita sudah bisa memperlakukan seorang perempuan atau wanita seperti ibu kita sendiri insya Alloh tidak ada wanita yang ter sakiti apalagi ter dzolimi.

Sekali lagi dan warning buat kaum Adam atau Para Lelaki apalagi suami hukumnya wajib menjaga perempuan atau sang istri yang pertama dengan cara Hati perempuan jangan di buat mainan, karena kalau sudah di maini maka ia akan terasa pedih dan sakit hati, untuk itu kita harus menjaga dan merawatnya.

Itulah yang bisa kita gambarkan atau lukis kan tentang hati seorang perempuan dimana agar kita semuanya terutama kaum lelaki agar selalu menyayangi dan menjaga perasan wanita atau perempuan karena sudah berulang kali kami utara kan bahwa dalam memandang wanita janganlah seperti memandang mangsa yang ingin nya hanya mengikuti hawa nafsu belaka.

Baca juga :  Kenapa Ibu bagaikan Mutiara

Buang jauh-jauh pemikiran dan cara seperti itu atau andaikan susah bayangkan saja perempuan atau wanita itu bagaikan ibumu atau saudara perempuanmu sendiri.

Karena dengan cara ini insya Alloh para wanita atau perempuan akan merasa nyaman dan tenteram karena ada yang melindungi.

Demikian sekilas artikel yang kami beri judul “Hati Perempuan jangan di buat mainan” semoga bermanfaat buat Ummat dan insya Alloh bisa di jadikan bacaan yang berguna serta tidak membosankan bahkan menyenangkan, harapan Penulis !!!.

Sukron wassalamualaikum wr wb,  AS – Penulis

Berbagi pada orang yang kurang Beruntung

Nasib seseorang memang terkadang kita tidak tahu bahkan tidak di sangka-sangka, jadi semua adalah kehendak Alloh Swt karena kalau Alloh sudah berkehendak maka apa saja terjadi dan tidak ada yang bisa mencegahnya. Begitu juga pada nasib seseorang, ada yang beruntung atau baik ada juga yang masih kurang beruntung artinya kurang baik oleh karena itu Islam menganjurkan agar kita saling Berbagi pada orang yang kurang Beruntung, agar minimal bisa mengurangi beban mereka.

Siapa sajakah orang yang kurang beruntung itu ?

 

Banyak orang-orang yang kurang beruntung dan yang mestinya kita tolong diantaranya :

1. Anak Yatim atau Yatim Piatu

Siapa yang mau menjadi anak yatim bahkan yatim piatu semua di dunia ini pasti tidak ada yang mau, namun apa daya kembali ke, Apabila Alloh sudah berkehendak apa saja bisa terjadi tanpa ada yang bisa mencegahnya.

Begitu juga anak yatim atau yatim piatu, dia tidak ingin orang tuanya meninggal tapi itulah kehidupan.

Jadi orang semacam ini wajib kita bantu dan kita harus peduli karena ini salah satu orang yang masih kurang beruntung, Dan insya Alloh bagi yang membantu ini merupakan tabungan di Akhirat kelak.

Dan berbagi pada orang yang kurang beruntung merupakan kewajiban kita yang hidupnya di berikan kelebihan terlebih lagi Agama menganjurkan agar kita hidup selalu berbagi terutama itu tadi harus berbagi pada orang yang kurang beruntung.

2. Orang tua Jompo dan Kaum Duafa

Selain anak yatim dan yatim piatu, berbagi pada orang yang kurang beruntung lainnya yaitu Orang tua Jompo dan Kaum Duafa, karena orang semacam ini juga termasuk orang yang kurang beruntung dan wajib hukumnya kita tolong.

Sungguh indahnya hidup ini kalau kita bisa berbagi pada orang yang kurang beruntung terutama sekali yang ada di sekitar tempat tinggal kita.

Baca juga : Harta kekayaan kelak akan di tanya di akhirat

Karena di samping ini sebuah kewajiban, Agama pun menganjurkan tentang hal ini agar minimal kita bisa membantu dan meringankan beban hidup mereka.

3. Anak-anak Jalanan yang terlantar

Tidak kalah pentingnya yang harus kita bantu beban mereka yaitu Anak-anak jalanan yang terlantar, karena anak-anak semacam ini baik tempat tinggal atau makan nya mereka asal saja dari memungut sisa-sia makan orang di tempat sampah.

Apa kita tidak tersentuh kalau lihat seperti sebuah gambar yang penulis Ilustrasi kan di artikel ini, bahwa gambar anak jalanan yang sedang memungut sisa makanan lalu di makan nya.

Belum lagi tempat tinggal dan tidur mereka yang asal saja seperti di kolong jembatan, di depan toko, di terminal atau di halte dan sebagainya.

Orang semacam ini yang tergolong masih orang yang kurang beruntung dan masih banyak orang-orang semacam ini yang lainnya oleh karena itu kita yang tergolong cukup bahkan lebih wajib berbagi pada orang yang kurang beruntung.

Demikian sekedar gambaran buat kita semua yang penulis susun dalam sebuah artikel yang di beri judul “Berbagi pada orang yang kurang beruntung” semoga para pembaca tersentuh dan tergugah hatinya agar kita cepat ringan tangan untuk segera meringankan beban hidup mereka.

Sekian dan wassalam wr wb, AS

3 Hal yang akan menolong kita kelak di Akhirat

Suatu kehidupan akan terus dan selalu berputar saling bergantian dari hari ke minggu ke bulan bahkan ke tahun silih berganti begitu juga dari siang ke malam dan dari gelap ke terang dan seterusnya. Kita pun yang tadinya tercipta suatu saat akan kembali ke asalnya untuk itu persiapkan untuk kelak di saat kita kembali ke sang Pencipta Nya, 3 hal yang akan menolong kita kelak di akhirat untuk itu jaga dan rawat baik-baik dari sekarang untuk kelak bekal di sana.

Apakah itu dari 3 yang kelak akan menolong kita ?

 

1. Ilmu yang bermanfaat

Yang akan menolong kita kelak di akhirat yang pertama yaitu Ilmu yang bermanfaat, untuk itu se bisa mungkin kalau kita punya ilmu ajarkan ke yang lainnya agar bisa bermanfaat buat dirinya dan buat umat.

Baca :  Semoga cantik dan Solehah

Yang di maksud ilmu yang disini yaitu ilmu agama atau ilmu pengetahuan dan yang lainnya yang tentunya ada manfaatnya dan sekali lagi ajarkan dengan benar, amalkan ilmu yang kita miliki dan berbagilah kepada orang lain agar bisa bermanfaat bagi semua umat.

Karena dengan demikian di dunia kita dapat barokah dan insya Alloh kelak di akhirat itu merupakan tabungan buat kita yaitu untuk menjadi kelak penolong di sana.

Jadi ilmu yang bermanfaat kalau kita pergunakan dan kita amalkan dengan maksud dan tujuan yang baik, insya Alloh selain bermanfaat buat hidup dan kehidupan di dunia di akhirat pun merupakan tabungan untuk menolong kita nantinya.

2. Anak yang Soleh dan Solehah

Selain ilmu yang bermanfaat 3 hal yang akan menolong kita di akhirat lainnya yaitu Anak yang soleh dan solehah, karena dengan punya anak yang soleh dan solehah insya Alloh kita selaku orang tuanya akan bangga, mengingat anak yang soleh dan solehah selalu bertindak dan berfikir yang terpuji.

Makanya kalau kita sudah rumah tangga dan punya anak didik anak kita ilmu Agama dari sedini mungkin, di ajari sholat dan mengaji walaupun awalnya hanyalah perkenalan dan ikut-ikutan.

Kalau anak sejak kecil sudah di beri bekal dan di ajari ilmu agama maka insya Alloh bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk serta mana yang halal serta yang haram

Kalau sudah demikian tinggal mengawasi dan mengarahkan agar anak kita kelak berguna bagi nusa bangsa dan agama serta selalu buat baik kepada sesama dan menghormati serta mengharum kan kedua orang tuanya.

Anak yang demikian itulah yang di nama kan anak yang soleh dan  atau solehah yang kelak insya Alloh akan menolong kita di Akhirat.

3. Sodaqoh dan Amal Jariah

Yang terakhir atau yang ketiga yang di maksud apa itu dengan 3 hal yang akan menolong kita kelak di akhirat yaitu Sodaqoh dan Amal Jariah.

Dengan kita rajin ber sodaqoh dan Amal Jariah dengan rutin dan ikhlas yang semata-mata karena Alloh insya Alloh kita akan selamat baik di dunia maupun di akhirat nantinya.

Untuk itu ayo dan marilah kita rajin-rajin lah dan berlomba-lomba dalam hal ber sodaqoh dan Amal Jariah agar kelak kita dapat pertolongan dari ketiga hal tersebut diatas.

Baca juga :  Semoga cerdas tampan dan Soleh

Karena selain Ilmu yang bermanfaat dan Anak yang soleh dan solehah, Sodaqoh dan Amal Jariah merupakan penolong buat kita kelak nantinya di akhirat setelah Alloh memanggil Nya.

Demikian artikel yang Penulis memberikan judul “3 Hal yang akan menolong kita kelak di Akhirat” semoga dapat dan bisa bermanfaat buat umat.

Mohon maaf bukan menggurui atau mengajari akan tetapi sekedar saling mengingatkan.

Syukron Wassalam wr wb, AS

Yang Melemahkan Semangat

Terkadang dalam hidup dan kehidupan selalu silih berganti, ambil contoh ada yang malas dan ada juga yang semangat, Akan tetapi di kala kita sedang semangat-semangatnya ada saja yang melemahkan. Yang melemahkan Semangat ada dua Perkara yang Pertama Prasangka dan kedua hati busuk.

Siapakah yang melemahkan Semangat ?

 

Yang melemahkan semangat itu ada dua Perkara, akan kita bahas secara tuntas di artikel ini agar kedepan nya kita tidak lagi lemah dan terus bersemangat.

1. Pertama Prasangka

Prasangka yang buruk atau negatif memang terkadang bisa membuat orang yang di sangkanya dengan kata lain bisa melemahkan, benar kata Prof. Dr. Hamka bahwa prasangka buruk bisa melemahkan seseorang.

Oleh karena itu di anjurkan jangan berprasangka buruk kepada siapapun terlebih kepada orang yang sedang semangat-semangatnya, bila kita tidak bisa mensuport dengan prasangka yang baik, maka jangan sekali-kali kita berprasangka buruk.

Karena kalau berprasangka buruk ingat yang di sangka juga jadi melemah tapi sebaliknya yang sering berprasangka buruk Alloh tidak akan diam akan membalasnya lebih dari keburukan orang yang di sangkanya.

Jadi sekali lagi jangan sampai kita berprasangka buruk karena dampaknya buruk juga buat yang di sangkanya dan buruk pula bagi yang menyangka nya, untuk itu segeralah di hindari hal semacam ini dan berprasangka lah yang baik dan cantik kepada siapapun, masalah dia nantinya mau baik atau buruk biarkanlah karena Alloh tidak tidur dan Alloh lah yang membalasnya.

Yang penting buat kita tidak ada salahnya dan tidak ada ruginya biasa kan selalu berprasangka yang baik.

2. Kedua Hati busuk

Jadi yang melemahkan Semangat selain Prasangka yaitu hati busuk, Hati busuk lebih bahaya daripada Prasangka oleh karena itu buang jauh-jauh dan singkirkan hati buruk itu.

Karena dalam organ tubuh manusia itu apabila hatinya baik maka akan baik pula perilaku dan tingkah kita tapi sebaliknya apabila hatinya buruk tentunya akan buruk pula tingkah laku kita, Untuk itu jaga hati janganlah kamu nodai

Baca juga :  Buruk dilihat terpuji di hati

Hati busuk bisa merusak semangat seseorang dan bukan hanya itu hati busuk juga akan merugikan diri sendiri, karena apa yang ada dalam pikiran atau otaknya selalu busuk.

Kenapa demikian karena segumpal darah yaitu hati dalam tubuh kita yang bisa mempengaruhi segala gerak dan langkah kita bahkan bisa mempengaruhi untuk tubuh dan raga kita berbuat jahat, oleh karena itu harus di jaga jangan sampai hati kita busuk agar kita rukun baik dan terpuji serta selalu damai dalam bermasyarakat dengan tetangga sekitar.

Terima kasih dan demikian sekilas artikel tentang “Yang melemahkan Semangat” semoga dapat bermanfaat buat kita dan masyarakat semuanya, Amin ya robb.

Wassalam wr wb, AS (Penulis)

Berkah uang Halal dan Petaka uang Haram

Berbagai macam cara orang dalam mencari uang untuk memenuhi segala macam keperluan dalam keluarganya dan banyak cara yang di lakukan dalam mencari uang, tapi mesti harus di ingat bahwa hasil dari uang yang kita cari karena Berkah uang halal dan Petaka uang haram, akan selalu mengiringi dalam rumah tangga kita nantinya. Baik itu dalam diri kita serta istri dan anak-anak kita sendiri.

Apakah itu berkah uang halal dan Petaka uang haram ?

 

Sebelum kita menjelaskan pertanyaan tersebut di atas, alangkah baiknya kita harus merenung dan introspeksi diri kita masing-masing terutama bagi para kepala rumah tangga yang ke setiap harinya mencari nafkah dalam mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Baca juga :  Melakukan segala macam kerja demi Keluarga                      (MMH)

Akan tetapi hanya kita sendiri yang tahu dan yang bisa menjawabnya dari manakah uang yang kita dapat maaf apakah itu dari cara yang halal atau justru dari cara yang haram.

Karena dari uang yang di dapat itu nantinya akan di mintai per tanggung jawabannya di hadapan Alloh Swt dan perlu diingat sebelum menghadap Alloh kelak, di dunia pun uang yang di dapat akan ada dampak buat keluarganya atau anak istri yang memakannya.

Artinya insya Alloh kalau uang atau harta yang di dapat dari cara yang halal maka ke berkahan lah yang akan di dapat tapi kalau sebaliknya uang yang di dapat dari cara maaf yang tidak halal maka petaka lah yang akan kita rasakan.

Oleh karena itu walau sedikit hendaknya dalam mencari nafkah atau mendapatkan uang sebaiknya dengan cara yang halal karena dengan mendapatkan uang secara halal dan kita bersyukur juga berapa pun yang kita dapat insya Alloh ke berkahan akan selalu ada pada keluarga kita.

Dan dengan memakan uang halal mak hidup sehat pikiran tenang serta rumah tangga adem ayem bahagia tenteram baik lahir maupun batin.

Inilah yang bisa penulis sampaikan atau hanya sekedar untuk mengingatkan terutama buat kita semua selaku kepala keluarga agar dalam mencari nafkah untuk makan anak istri hendaknya memakai uang yang di dapatkan nya dengan cara yang halal.

Baca juga :  Harta kekayaan kelak akan di tanya di akhirat

Insya Alloh dengan uang yang halal itu kita semua akan mendapatkan ke berkahan dari Alloh Swt Amin ya robbal alamin dan hindari serta tinggalkan untuk mendapatkan uang yang haram walau jumlahnya besar dan menggiurkan.

Demikian artikel yang mengkupas khusus tentang apa itu “Berkah uang halal dan Petaka uang haram” semoga bermanfaat buat kita semua terutama bagi yang bertugas mencari nafkah dalam keluarga, terima kasih dan wassalam wr wb, AS (Penulis)

 

Malam tahun baru Masehi adalah rentetan Hari Raya Kaum Nasrani

Perlukah kita selaku umat muslim turut merayakan tahun baru Masehi, jawabannya tidak perlu. Mengapa demikian karena malam tahun baru Masehi adalah rentetan hari Raya Kaum Nasrani artinya kita selaku umat muslim sebaiknya jangan larut dengan kegembiraan semu yang di suguh kan oleh kaum Nasrani sehingga yang belum bahkan tidak tahu turut serta larut dalam menyambut tahun baru Masehi itu. Oleh sebab itu kalau sekarang kita sudah tahu sebaiknya kita boleh turut serta akan tetapi bukan dengan Pesta pora tapi alangkah lebih baiknya diisi dengan Pengajian atau tabliq akbar dan sejenisnya.

Apakah perlu kita merayakan tahun baru Masehi ?

 

Sekali lagi jawabannya tidak perlu karena malam tahun baru Masehi adalah rentetan hari raya kaum nasrani jadi kalau kita merayakan sama saja kita sebagai umatnya oleh karena itu dengan tegas tidak boleh ikut merayakan.

Rentetan itu di mulai dari malam Hari Raya Natal sampai berujung ke Malam tahun baru, oleh karena itu malam baru masehi merupakan rentetan tahun baru nya kaum Nasrani tetapi faktor sengaja atau tidak di buat seolah-olah samar, mengingat banyak kaum kita yaitu kaum muslimin yang kurang jelas atau tidak tahu sehingga hanya ikut-ikutan saja.

Baca juga :  Mengapa kebenaran datangnya selalu terlambat

Kalau hanya sekedar ikut-ikutan apalagi tidak tahu kemungkinan masih bisa di maklum tapi kalau sudah tahu jangan sampai kita ikut merayakan, mendingan di tahun baru masehi kita merayakan kegiatan yang berbau agama kita seperti Tabliq Akbar, Pengajian dan lain-lain itu malah akan lebih baik dan indah.

Semoga artikel ini bisa di sebar luaskan ke umat muslimin khususnya bahwa ikut merayakan malam tahun baru dengan pesta pora dan kembang api serta segala macam pesta , hendaknya jangan di lakukan karena itu bagian atau rentetan dari hari raya nya umat nasrani yang diawali dari malam Natal dan di akhiri sampai tahun baru masehi tapi di kemas dengan samar sehingga umat kita yang awam dan tidak tahu akan ikut serta dalam kegembiraannya umat nasrani.

Bahwa peringatan keras buat kita kaum muslimin barang siapa bergabung dengan umat nasrani lambat laun kita akan tergolong ke umatnya oleh karena itu segeralah di hindari dan carilah malam tahun baru masehi dengan mengisi kegiatan yang berbau dengan agama kita.

Pepatah mengatakan barang siapa bergaul dengan pemabuk lambat laun akan ikutan mabuk, dan barang siapa bergaul dengan pedagang minyak wangi pasti kita akan ikut wangi, begitu juga barang siapa berbaur dengan umat nasrani ikut merayakan malam tahun baru masehi maaf naudzubillahmindaliq jangan sampai kita bergabung dalam golongannya.

Karena sudah jelas malam tahun bari kita yaitu 1 Muharram oleh karena itu jangan salah menafsirkan dan mengartikan marilah kita selaku umat muslim kalau mau pesta dan bersenang-senang dengan bernuansa kegiatan Islam di malam 1 Muharram, Insya Alloh selama masih ada batas kita akan selamat dunia Akhirat dan selalu dalam lindungan Nya.

Demikian coretan tentang “malam tahun baru masehi adalah rentetan hari raya kaum Nasrani” semoga yang penulis sampaikan bisa bermanfaat dan lebih kurangnya mohon maaf, Wassalamualaikum wr wb, AS (Penulis)