Mulutmu adalah Harimaumu

Peribahasa mulutmu adalah harimaumu ibarat juga Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang dan Manusia mati atau meninggal meninggalkan kebaikan atau amal soleh. Dari itulah berhati-hatilah dalam menjaga mulut atau lisan karena Agama juga mengajarkannya dan selalu mengingatkan agar selalu menjaga lidah nya.

Ada apakah dengan mulutmu ?

 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut di atas alangkah baiknya kita membahas judul artikel ini dahulu yaitu mulutmu adalah harimaumu baru nanti dengan sendirinya kita secara otomatis menjawab pertanyaan ada apakah dengan mulutmu.

Mengapa demikian karena manusia itu yang di pegang ucapannya atau omongan nya jadi setiap pembicaraan itu kita mesti berhati-hati dan harus di pikirkan terlebih dahulu artinya dengan pembicaraan yang kita ucapkan ada dampak baik atau buruknya kalau baik maka ucapkanlah tapi kalau sebaliknya yaitu berdampak buruk maka pikirkanlah bila perlu urungkan atau batalkan lah pembicaraan itu.

Itulah makna yang sebenarnya dari mulutmu adalah harimaumu oleh karena itu berhati-hatilah dalam berbicara dengan kata lain pikirkan dahulu dampaknya kalau mau berbicara, apakah menyakitkan atau menyinggung perasaan orang atau justru membuat orang akan senang dengan ucapan atau pembicaraan kita nantinya.

Jika sudah mengerti dan memahami apa itu arti dari mulutmu adalah harimaumu maka dengan sendirinya kita selalu akan menjaga lisan sesuai yang di anjurkan oleh Agama.

Kalau kita berpatokan dan berpedoman pada Agama insya Alloh kita akan selamat baik di dunia maupun di Akhirat.

Maka dari itu Agama selalu mengingatkan agar kita selalu menjaga lidah terutama dari perkataan atau ucapan yang di larang oleh Agama.

Baca juga :  Untuk kita renungkan

Banyak ucapan yang di larang oleh Agama diantaranya yang paling sering yaitu memfitnah, menghujat, membicarakan keburukan atau kejelekan orang, selalu mengucapkan kata Pasti dan yang lebih bahaya lagi mulut atau lidah untuk berkata bohong dan lain sebagainya masih banyak lagi yang gara-gara lisan atau ucapan kita jadi urusan atau malapetaka dan lain sebagainya.

Oleh karena itu sebelum itu semua terjadi maka kita harus menjaga lisan atau mulut karena itu tadi bahwa peribahasa mengatakan mulutmu adalah harimaumu.

Demikian artikel singkat yang Penulis memberikan judul “Mulutmu adalah Harimaumu” semoga bisa untuk di jadikan pelajaran untuk kita semua agar nantinya kita selalu menjaga lidah karena lidah atau lisan sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan kita sehari-harinya.

Terima kasih semoga artikel yang singkat ini bisa bermanfaat untuk pembaca khususnya dan masyarakat luas umumnya agar kiranya bisa di bagikan atau berbagi pengalaman untuk saling mengingatkan kepada sanak famili dan kawan serta handai taulan di lingkungan kita.

Wassalam wr wb, Adijawa Solusi (Ketua Umum Kerukunan Jawa Tulen atau KEJAWEN) – Penulis

Akibat dari sebuah kebimbangan

Terkadang hidup memang penuh dengan rintangan bahkan tantangan, rencana yang di buat tidak se mulus apalagi semudah yang di bayangkan. Tapi harus tetap optimis dan percaya diri jangan ragu dan bimbang. Akibat dari sebuah kebimbangan hasilnya pasti tidak sesuai dengan harapan bahkan bisa jadi akan mengecewakan.

Berakibat apakah kalau kita bimbang ?

 

Sering kita mendengar bahkan melihat orang yang sedang bimbang, oleh karena itu harus kita tegor dan bila perlu di ajak ngobrol atau berbicara.

Mengapa demikian karena orang yang sedang bimbang biasanya banyak melamun bahkan ter gadang emosi nya tidak ter kontrol untuk itu sebaiknya kita haus cepat mengalihkan atau mencari solusi dengan mengajak nya berbicara bila perlu di ajak bercanda biar tertawa jadi kebimbangan nya akan berkurang syukur bisa sirna.

Karena akibat dari sebuah kebimbangan biasanya selalu bingung, murung, diam dan sering melamun serta parahnya lagi emosi tidak ter kontrol.

Yang lebih fatal nya lagi akibat dari sebuah kebimbangan yaitu bisa stres atau tidak sadarkan diri untuk itu seperti yang sudah di utara kan diatas harus di siasati dengan cara mengajak bicara atau bercanda sehingga akan lupa dengan apa yang namanya bimbang.

Dan yang lebih bagus lagi solusi dari mengatasi gejala bimbang yaitu mendekatkan diri kepada Alloh dengan cara Sholat, ber dzikir, ber sholawat dan berdoa, insya Alloh kebimbangan tadi akan berganti menjadi keceriaan atau kebahagiaan.

Itulah cara agar bisa mengatasi sebuah kebimbangan karena Akibat dari sebuah kebimbangan kalau tidak cepat dan tidak dapat mengatasinya bisa berakibat fatal.

Untuk itu kalau kita melihat atau menyaksikan orang atau kawan kita yang sedang bimbang cara tersebut di atas tadi segera di lakukan agar tidak berdampak yang buruk pada orang atau kawan kita yang sedang di landa bimbang.

Baca juga :  Kenapa kita harus punya Guru

Demikian cerita singkat dan sebetulnya di ambil dari kisah yang pernah terjadi atau boleh di bilang nyata, agar dapat di jadikan contoh untuk masukan bagaimana cara menghadapi dan membantu orang atau kawan kita yang sedang bimbang.

Sekali lagi karena Akibat dari sebuah kebimbangan bisa mengakibatkan atau berakibat buruk bagi yang sedang mengalaminya, untuk itu artikel yang sengaja di berikan judul oleh Penulis “Akibat dari sebuah kebimbangan” ini bisa di jadikan pengobatan atau minimal pencegahan untuk yang sedang mengalami kebimbangan.

Semoga artikel yang singkat namun penuh bermakna ini bisa membantu kita semua, agar nantinya kalau menjumpai orang atau kawan yang sedang bimbang tanpa ragu dan tergesa-gesa agar segera memberikan pertolongan sesuai dengan yang sudah tertulis di artikel tersebut diatas dan Insya Alloh Badai Pasti Berlalu.

Terima kasih dan mohon maaf semoga goresan tinta ini bisa bermanfaat, Wassalam wr wb, AS – Penulis.