Kemanakah Suara Kejawen dalam mendukung Calon di Pilkada 2018

Ketua Umum Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen yang juga sang Penulis dalam Artikel adijawa maupun infohaq sesuai dengan semboyan Kejawen yaitu Guyub rukun agawe becik, selalu musyawarah kepada jajaran nya baik Pengurus Pusat, Wilayah maupun Cabang-Cabang agar selalu bermusyawarah dan mufakat untuk sepakat agar Kemanakah suara Kejawen dalam mendukung calon di Pilkada 2018 selalu membuat kemenangan bagi jagoan yang di dukung nya.

Kemanakah suara Kejawen ?

 

Kerukunan Jawa Tulen yang biasa di singkat KEJAWEN dalam mendukung di Pilkada suaranya selalu bulat ke Calon yang asal usulnya dari maaf Jawa dan beragama Islam, ini sudah tegas dan bulat siapapun Partainya atau di usung siapa Partainya tidak perduli karena Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen 100 % tidak ber Partai dan bukan Partai Politik atau sayapnya melainkan Kejawen hanyalah sebuah Kerukunan atau Paguyuban yang Pengurus atau Anggotanya mayoritas hampir seluruhnya orang Jawa dan keturunannya.

Di cerna dan di resapi dengan seksama bukan mengkotak-kotakan suku atau Agama akan tetapi merupakan kerukunan tersendiri yang senasib dan sepenanggungan yang berawal dari tolong menolong dan keguyuban bagi masyarakat Jawa di Perantauan mana pun agar selalu Guyub rukun agawe becik.

Sehingga semboyan itulah yang di pakai Kejawen atau Kerukunan Jawa tulen untuk selama-lamanya dan seterusnya selalu untuk terus Guyub rukun agawe becik atau Kompak rukun dalam hal kebaikan serta kebajikan.

Mengenai Kemanakah suara Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen dalam mendukung calon di Pilkada tergantung dari musyawarah dan mufakat serta sepakat dari Para Pengurus dan Anggotanya baik sesuai dengan Tingkatannya baik dari Mulai di Pusat yang di pimpin sang Ketua Umum yang juga Penulis artikel ini sampai ke tingkat paling terendah yaitu di Pelosok Kelurahan atau Pedesaan.

Karena memang baik Pengurus maupun anggotanya mayoritas orang-orang kampung dan Pedesaan yang merantau mencari nafkah hampir di seluruh Indonesia bahkan di Manca Negara.

Baca Juga : Jenderal H.Gatot Nurmantyo Tokoh Nasional                        masa depan.

Peran Ketua Umum sangat di dengarkan dan di turuti Para Pengurus dan Anggotanya hampir di semua lini Tingkatannya karena Kejawen selalu mengutamakan kerukunan nya atau keguyuban nya tidak ambisius bahkan mementingkan dirinya sendiri apalagi kelompoknya.

Mengingat Kejawen boleh dimana-mana tapi jangan kemana-mana, kalau sudah Instruksi atau Perintah Sang Ketua Umum maka tidak ada satupun yang membangkang atau menolaknya karena atasannya jelas selalu sesuai slogan nya yaitu demi Guyub dan rukun nya untuk berbuat yang terbaik serta terpuji dan setiap langkah atau keputusan di ambil selalu melalui musyawarah mufakat dan sepakat.

Oleh karena itu jangan di anggap sebelah mata suara Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen dalam menentukan pilihan untuk Pilkada Serentak di tahun 2018 ini.

Semoga artikel pendek yang di beri judul “Kemanakah suara Kejawen dalam mendukung calon di Pilkada 2018″ dapat menjadi Pertimbangan serta Jembatan bagi Para Calon yang maaf berasal atau asal usulnya dari Jawa atau Keturunannya agar berkomunikasi untuk bisa dapat di dukung nantinya.

Matur nuwun dan mohon maaf saderengipun atau sebelumnya, Wassalam wr wb, AS (Ketua Umum Kejawen/Penulis).

Relawan Agus-Sylvi: deklarasikan dukungan pasangan Anies-Sandi

Relawan Agus-Sylvi asal Komite Nasional Masyarakat Indonesia (KMNI) mendeklarasikan dukungan bagi pasangan Anies-Sandi pada putaran dua Pilgub DKI 2017, setelah paslon nomor satu hampir dipastikan tidak lolos putaran berikutnya. Alasan dideklarasikan dukungan tersebut katena Anies-Sandi dirasa memiliki banyak kecocokan dengan KMNI dan juga masyarakat Jakarta.

Lanjutkan membaca “Relawan Agus-Sylvi: deklarasikan dukungan pasangan Anies-Sandi”